APA SAJA YANG DIPERHATIKAN DALAM MEMBUAT JARINGAN LAN ???

Dengan adanya kebutuhan terhadap berbagai macam peralatan perangkat keras, maka kompatibilitas sistem menjadi faktor penting. Dibawah ini beberapa hal yang dapat diperhatikan dalam membuat jaringan LAN.

  • Standar

Faktor ini tidak boleh diabaikan, karena pada dasarnya setiap peralatan dibuat dengan standar tertentu yang mengikuti standar industri dunia atau standar yang dibuatnya sendiri Kesepakatan pada standar ini diperlukan karena beberapa peralatan menggunakan kode yang berbeda sehingga timbul banyak kode. Agar pengiriman data dengan kode yang berbeda-beda tersebut dapat berlangsung cepat, maka dibutuhkan suatu standar untuk mencapai kompatibilitas  yang optimal.

  • Kesesuaian dengan jaringan luar

Dalam pengembangan selanjutnya, suatu LAN akan lebih berfungsi jika dapat berhubungan dengan LAN lain, Dengan kata lain suatu LAN dibangun dengan kemampuan untuk berhubungan dengan jaringan telepon, telex,  facsimile, atau jaringan data dunia seperti INTERNET, ARPANET, UNINET, Dow Jones, dlsb. Dengan demikian informasi dari mancanegara dapat diakses dan didistribusikan.

  • Kecepatan

Faktor ini yang membedakan LAN dengan jaringan PABX (Private Atuomated Branch Exchange)/CBX (Commercial Branch Exchange). LAN: pada -umumnya digunakan dalam komunikasi data, sedang PABX/CBX digunakan untuk suara, dimana kecepatan LAN lebih tinggi dibanding PABX/CBX. Kecepatan sesungguhnya dari sebuah mesin tidak dapat diukur hanya dari kecepatan clock CPU-nya, tetapi juga dihitung dari kecepatan rata-rata waktu tanggapan (response time).

  • Metode Akses

Metode ini perlu dipahami, karena terminal komputer yang terhubung dalam suatu jaringan harus mempunyai cara untuk memberitahukan kepada jaringan, bahwa ia akan mengirim data dan hal itu tidak mengganggu peralatan lain dalam jaringan.

  • Media Transmisi

Ada pertimbangan kemampuan dan biaya dalam menentukan media transmisi yang akandigunakan. Penggunaan serat optik dengan unjuk kerja lebih baik tentu akan memakan biaya lebih besar dibanding pemakaian kabel coaxial, twisted pair.

  • Topologi

Pola hubungan terminal ke jaringan perlu dipilih topologi dengan pertimbanganpengembangan jaringan di masa depan Pemilihan topologi juga berhubungan erat dengan metode akses dan media transmisi yang digunakan.

  • Mengkonfigurasi IP Address

Setelah jaringan secara fisik terinstall, selanjutnya harus mengkonfigurasi IP Address masing –masing computer sehingga dapat saling berkomunikasi/terko neksi.  IP Address adalah pengalamatan jaringan computer yang terdiri dari 32 bit biner. Untuk membuat jaringan LAN anda dapat menggunakan IP Address salah satu kelas dibawah ini :

Kelas A : 10.x.x.x  dengan subnet mask 255.0.0.0

Kelas B : 172.16.x.x – 172.31.x.x dengan subnet mask 255.255.0.0

Kelas C : 192.168.x.x dengan subnet mask 255.255.255.0

Dalam satu jaringan LAN, semua komputer harus menggunakan kelas yang sama. Contohnya menggunakan Kelas C. Karena jumlah computer yang terkoneksi sedikit, dimana kelas C ini mampu mengkoneksikan maksimal 254 komputer. Jadi  menggunakan IP : 192.168.x.x  dengan Subnet 255.255.255.0

255.255.255.0 maksudnya 24 bit pada IP Address merupakan network address sedangkan 8 bit berikutnya adalah host ID (ingat 255 jika dibinerkan ada 8 bit  yaitu 11111111). Nilai x di atas dapat di isi terserah dengan range 1 – 254. Jadi : 192.168.x      Adalah Network address sedangkan x    Host ID

Jadi Range alamat IP Address LAN  nantinya adalah 192.168.1.1 – 192.168.1.254 dan Subnetmasknya 255.255.255.0

  • Kapasitas memori

Pemilihan jumlah memori yang tersedia  tergantung pada jenis Network Operating System dan jenis perangkat lunak aplikasi yang akan digunakan. selain itu jumlah data yang akan disimpan dan diolah juga turut menentukan besarnya kapasitas memori.

Lokasi penempatan peralatan tersebut tergantung pada aliran informasi yang terjadi dalam organisasi. Konfigurasi sistem LAN yang dibangun harus fleksibel, mudah diimplementasikan dan mudah dipelihara.

  • Organisasi hard disk secara efektif

Hard disk dengan kemampuan menyimpan data ratusan Megabyte membutuhkan suatupengaturan file. Disini perlu ditentukan Root Directory dan Sub Directory untuk setiap perangkat lunak aplikasi dan pengguna. Demikian pula penempatan Operating System dalam partisi-partisi hard disk.

  • Peralatan backup yang cepat dan andal

Bekerja dalam suatu jaringan LAN dimana data digunakan bersama oleh seluruh terminal dan sering diperbarui, jelas membutuhkan peralatan cadangan, Peralatan ini dapat berupa hard disk, tape drive, ataupun tape DAT (Digital Audio Tape) yang sanggup menyimpan data dalam besaran Megabyte hingga Gigabyte.

  • Memahami spesifikasi produk

Spesifikasi yang ditawarkan oleh setiap produk biasanya berlainan. Untuk itu, Anda perlumempertimbangkannya dari segi biaya maupun kinerjanya.

  • Spesifikasi perangkat lunak aplikasi

Setiap perangkat lunak aplikasi memiliki spesifikasi perangkat keras yang tidak sama, Kapasitas memori RAM dan hard disk harus dapat memenuhi kebutuhan perangkat lunak yang digunakan dan perangkat lunak lain yang akan digunakan di kemudian hari

  • Pertimbangan Keamanan dan Integritas data

Adanya pengguna yang tidak dikehendaki atau ancaman virus cukup mengganggu validitas data. Faktor tersebut juga harus dipertimbangkan dalam pemilihan perangkat keras, karena semakin tinggi tingkat keamanan yang  diinginkan, semakin’ kompleks pula konfigurasi peralatan yang akan digunakan.

  • Biaya

Keterbatasan dana bukan berarti keterbatasan kemampuan peralatan LAN, namun menentukan prioritas pembelian adalah keputusan yang sangat bijaksana, agar pengembangan dimasa mendatang tetap dapat mengantisipasi tujuan organisasi.

  • Alokasi File

Penempatan file memegang peran penting  dalam faktor prioritas dan efektifitas,Penempatan file data yang sangat besar sebaiknya diletakkan pada pemroses pusat, bisa berupa minicomputer ataupun mainframe. Untuk mempermudah akses file dan program diperlukan dokumentasi lokasi dari masing-masing file dan program tersebut, Pembatasan modul yang tak penting dalam disk akan meningkatkan efektifitas kerja 1/0 (Input/Output).

  • Protokol

Protokol yang dipilih harus menyediakan fasilitas koreksi kesalahan (error correction) dan menj amin penyampaian pesan kepada semua terminal dalam jaringan.

Dalam suatu jaringan LAN terbentuk atas beberapa komponen yang harus diperhatikan, yaitu:

a. Komponen perangkat keras :

•  Personal Komputer

Untuk server (komputer pusat/central) dan workstation (terminal pemakai)

•  Media transmisi

Dapat berupa kabel, radio atau sarana lain yang dapat mengalirkan data

•  Network Interface Card (NIC)

Berfungsi sebagai proses pengiriman dan penerimaan data

•  Konsentrator

Suatu alat yang memungkinkan beberapa sinyal komunikasi menggunakan sebuah channel

transmisi bersama-sama, sehingga dapat menghemat biaya transmisi

•  Konektor

Sebagai penghubung media transmisi ke peralatan

•  Media penyimpanan data (storage)

Berupa hardisk yang berfungsi untuk menyimpan perangkat lunak jaringan, perangkat lunak aplikasi, dan data.

b. Komponen perangkat lunak :

•  Driver interface

Driver interface menjembatani kartu jaringan dengan perangkat lunak jaringan pada server

maupun workstation.

•  Network Operating System (NOS)

NOS berjalan pada server dan bertanggung  jawab untuk memproses request, mengatur

jaringan dan mengendalikan layanan dan device ke semua workstation.

c.  Perangkat lunak aplikasi 

Program aplikasi yang digunakan untuk keperluan perusahaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>