INSTALASI PENERANGAN LISTRIK SATU FASA SATU GRUP

PRAKTIKUM

INSTALASI PENERANGAN LISTRIK SATU FASA SATU GRUP

 

       I.            TUJUAN

  1. Mampu merancang instalasi penerangan satu fasa satu grup.
  2. Mengetahui penerapan instalasi penerangan listrik satu fasa satu grup.
  3. Mampu memasang KWh meter dengan PHB pada instalasi penerangan.
  4. Mampu membuat arde (melakukan pengardean) dan memasang arde pada instalasi PHB.
  5. Mampu menghitung dan mengukur arus pada beban instalasi.
  6. Mampu menghitung dan mengukur daya pada instalasi.

    II.            WAKTU

Jam ke 7 – 10  (4 x 50 menit.)

Rabu, 03 Oktober 2012.

 

 III.            ALAT DAN BAHAN

a.      Alat

  • Tang kombinasi
  • Tang potong
  • Tang lancip
  • Palu
  • Obeng (-)
  • Obeng (+)
  • Cutter
  • Tespen
  • AVO meter
  • Megger

b.      Bahan

  • Box sekering
  • Fuse
  • KWh meter
  • Kabel NYA
  • Pipa PVC 5/8’
  • Lampu
  • Fitting
  • Saklar tunggal
  • Saklar seri
  • Stop kontak
  • Klem
  • Lasdop
  • Kotak sambung

 

 IV.            DASAR TEORI

Menurut peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik nomor  23/PRT/1978, pasal 1 butir 5 tentang instalasi listrik, menyatakan bahwa instalasi listrik adalah saluran listrik termasuk alat-alatnya yang terpasang di dalam dan atau di luar bangunan untuk menyalurkan arus listrik setelah atau di belakang pesawat pembatas/meter milik perusahaan.

Syarat-syarat Pemasangan Instalasi Rumah/Gedung

Untuk pemasangan instalasi listrik penerangan dan tenaga untuk rumah/gedung terlebih dahulu harus melihat gambar-gambar rencana instalasi yang sudah dibuat oleh perencana berdasarkan denah rumah/bangunan dimana instalasinya akan dipasang. Selain itu juga spesifikasi dan syarat-syarat pekerjaan yang diterima dari pemilik bangunan/rumah, dan syarat tersebut tidak terlepas dari peraturan yang harus dipenuhi dari yang berwajib ialah yang mengeluarkan peraturan yaitu PLN setempat.

Syarat-syarat pekerjaan instalasi rumah /gedung :

  1. Gambar situasi untuk menyatakan letak bangunan, dimana instalasinya akan dipasang serta rencana penyambungannya dengan jaringan PLN.
  2. Gambar instalasi

Rencana penempatan semua peralatan listrik yang akan dipasang dan sarana pelayanannya, misalnya titik lampu, saklar dan kotak kontak, panel hubung bagi, data teknis yang penting dari setiap peralatan listrik yang akan dipasang.

Rekapitulasi

Rekapitulasi atau perhitungan jumlah dari komponen yang diperlukan antara lain:

- Rekapitulasi material dan harga

- Rekapitulasi daya atau skema bagan arusnya

- Rekapitulasi tenaga dan biaya

Sumber Tegangan

Sumber tegangan yang digunakan untuk menyuplai instalasi listrik rumah/gedung adalah sumber tegangan 3 phase, 220 volt/380 volt. Jumlah beban untuk masing-masing fasa dalam sistem 3 phase diharuskan seimbang agar kestabilan distribusi daya dapat terjamin.

Pemasangan Penghantar

Penghantar yang digunakan untuk instalasi penerangan (rangkaian akhir) adalah penghantar jenis NYA dan untuk instalasi daya (feeder/pengisi/incoming) dengan menggunakan penghantar jenis NYM yang memiliki isolasi yang baik, agar mudah cara pemasangan dan perbaikan pemasangan penghantar tersebut masuk ke dalam pipa instalasi.

Ukuran penghantar jalur utama termasuk jalur ke stop kontak dan penghantar jalur cabang dari saklar ke lampu yaitu 2,5 mm2 dengan menggunakan penghantar yang sesuai ketentuan maka keselamataninstalasi dapat terjamin dan apabila instalasi akan diperluas masih dalam batas kemampuannya.

Penghantar untuk jenis NYM dilengkapi dengan hantaran pentanahan/arde karena untuk instalasi daya, misalnya untuk AC, motor listrik dimaksudkan agar bagian yang terbuat dari logam dapat ternetralisir dan apabila terjadi hubung singkat aliran arus akan segera ke tanah.

Pipa Instalasi

Semua penghantar dalam instalasi listrik dimasukkan dalam pipa PVC dengan ukuran 5/8 ” agar penghantar aman dari benturan mekanis, disamping itu juga penghantar akan terisolasi serta mudah dalam perawatan apabila terjadi kerusakan dalam perbaikan.

Saklar dan Kotak Kontak

Fungsi saklar dalam instalasi listrik penerangan untuk memutuskan dan menghubungkan arus listrik dari sumber ke beban. Di dalam saklar dilengkapi dengan pegas yang dapat memutuskan rangkaian dalam waktu yang sangat singkat, dengan cepatnya pemutusan ini kemungkinan timbulnya busur api antara kontak (tuas) saklar menjadi lebih kecil. Saklar yang digunakan pada umumnya jenis saklar tunggal, saklar seri dan saklar tukar (hotel) jenis inbow (terpendam dalam tembok).

Aturan pemasangan saklar :

  • Tinggi pemasangan ± 150 cm di atas lantai.
  • Dekat dengan pintu dan mudah dicapai tangan/sesuai kondisi tempat.
  • Arah posisi kontak (tuas) saklar seragam bila pemasangan lebih dari satu.

Fungsi kotak kontak (stop kontak) dalam instalasi listrik sebagai alat penghubung beban dengan sumber listrik.

Aturan pemasangan stop kontak :

  • Tinggi pemasangan ± 150 cm di atas lantai, apabila kurang dari 150 cm harus dilengkapi tutup.
  • Mudah dicapai tangan.
  • Di pasang sedemikian rupa, sehingga penghantar netralnya berada disebelah kanan atau di sebelah bawah.

Kotak Pembagi Daya Listrik/PHB/Distribusi Panel (DP)

Panel bagi di dalam instalasi listrik rumah/gedung merupakan peralatan yang berfungsi sebagai tempat membagi dan menyalurkan tenaga listrik ke beban yang memerlukan agar merata dan seimbang. Di dalam panel bagi terdapat komponen antara lain rel (busbar), saklar utama, pengaman, pengaman, alat-alat ukur dan lampu indikator.

Rating Pengaman

Rating pengaman yang dipakai menurut PUIL harus sama dengan atau lebih besar dari arus nominal beban (I pengaman > I nominal). Pengaman yang digunakan dalam instalasi listrik adalah pemutus rangkaian (MCB) untuk pengaman tiap kelompok beban dan pemutus rangkaian pusat (MCCB) untuk pengaman seluruh kelompok beban. Besarnya rating arus MCB maupun MCB diperhitungkan arus

beban yang dipikul atau dipasang di dalam instalasi agar memenuhi syarat keamanan.

 V. GAMBAR

Bagan 1 fasa 1 grup

Pengawatan

 VI.            LANGKAH KERJA

 

  1. Sebelum melakukan praktikum disarankan berdo’a terlebih dahulu
  2. Pahami betul rangkaian / gambar yang akan di pasang
  3. Siapkan semua alat dan bahan yang akan digunakan
  4. Cek terlebih dahulu kelayakan alat dan bahan yang akan digunakan
  5. Pasang boks sekring pada dinding / papan yang digunakkan untuk praktikum
  6. Pasang juga OAKA dan KWh meter disamping boks sekring dengan letak yang sejajar (tingginya).
  7. Jangan lupa juga memasang MCB pada KWh meter
  8. Rangkailah / pasang pipa sesuai dengan gambar/instalasi yang sudah di gambar
  9. Rangkailah dan masukkan kabel fasa dan netral kedalam pipa yang sudah dirangkai sesuai gambar
  10. Jangan lupa menambahkan kabel ground di dadalam pipa
  11. Sambungkan kabel ground dari boks sekring ke tanah melalui tongkat tembaga yang ditusukkan ke dalam tanah (pengardean)
  12. Pada saat sambungan kabel di kotak pencabangan, sambungkan kabel denga sambungan pigtail.

Cara penyambungan kabel dengan cara sambungan pigtail :

  1. Berikan jarak/ kabel lebih ± 10cm di dalam kotak sambung untuk proses penyambungan
  2. Kupas kedua ujung kabel ± 3cm
  3. Lekatkan kedua ujung kabel dalam posisi silang
  4. Putar kedua ujung kabel dengan menggunakkan tang kombinasi agar mendapatkan smbungan yang sempurna.
  5. Potong dan rapikan ujung puntiran kabel dengan menggunakkan tang potong
  6. Sambungan pigtail di lilitkan / di lapisi dengan benang wol
  7. Setelah di lapisi benang wol, sambungan pigtail ditutupi dengan lasdop agar sambungan tidak terkena air atau sejenisnya.
  8. Atur sambungan dengan rapi dan menghadap ke atas.
  9. Tutup kotak sambung.
  10. Kemudian, pasang saklar tunggal dan saklar ganda sesuai dengan gambar
  11. Pasang juga kotak kontak / stop kontak sesuai gambar.
  12. Sambungkan kabel fasa dan netral pada fitting lampu yang telah di pasang
  13. Kabel fasa pada saklar dan tambahan kabel ground pada kotak kontak
  14. Pasang sekring pada boks sekring
  15. Setelah semuanya selesai, rapikan alat dan sisa bahan yang tidak digunakkan
  16. Cek sambungan kabel dengan sambungan kabel dengan AVO meter analog
  17. Masukkan tegangan / beri tegangan pada KWh meter, hidupkan mcb dan hidupkan juga boks sekring dan siap di coba/dicek pada kondisi saklar dan lampu yang tepasang di fitting, serta kotak kontak yang sudah dipasang.
  18. Laporkan hasil praktek ke dosen pembimbing.


 VII.            DATA HASIL

 

Pengukuran menggunakan Megger pada

  1. Fasa – Netral          = 200 MΩ
  2. Fasa – Ground        = 200 MΩ
  3. Netral – Ground     = 0 MΩ

 

Beban yang digunakan (lampu pijar) :

  1. A = 100 Watt
  2. B1 = 5 Watt
  3. B2 = 100 Watt
  4. Ptotal = 205 Watt

Setelah dilakukan pengukuran arus menggunakan tang ampere, diperoleh hasil sebagai berikut :

  1. IA = 0.42 A
  2. IB1 = 0.05 A
  3. IB2 = 0.43 A
  4. Itotal = 0.92 A


 

VIII.            ANALISA HASIL

 

Pada pengukuran beban menggunakan Megger pada Netral – Ground 0 (tidak ada hambatan) karena pada netral yang terpasang pada panel terhubung pada GTT dimana netral yang terpasang pada GTT merupakan hasil dari grounding. Jadi sama saja menghitung Ground – Ground (short).

 

Karena P = V.I atau I2. R. Jadi Itotal   =

=

= 0.93 A

  • Nilai yang dihasilkan antara pengukuran dengan perhitungan mempunyai selisih nilai yang sedikit, yaitu 0.01 A. Ini disebabkan karena faktor dari keadaan lampu pijar dan kualitas kabel serta sambungan yang dibuat.

 

  1. Daya

V = 220 Volt

I   = 0.92 A

P (Daya Aktif)  = V I cos

= 220 V . 0,93 A . 1

= 204,6 Watt

S (Daya Semu) = V I

= 220 V . 0,92 A

= 202,4 VA

Faktor daya yang digunakan adalah 1 karena beban yang digunakan termasuk beban resistif.

 

113 thoughts on “INSTALASI PENERANGAN LISTRIK SATU FASA SATU GRUP

      • maksudnya mas gmn?
        gini mas, stop kontak itu hanya kabel fasa. Jadi kabel fasa sumber dihubung di saklar trus keluar ke lampu. dilampu sendiri ada 2 kabel (fasa n netral).
        Jadi, kabel yang di saklar/dipotong hanya kabel fasa.

        Maaf sebelumnya. :)

          • kasian peralatan rumahnya nanti…

            kalo terjadi konslet, MCBnya g kerja, so nanti malah ada yang terbakar/rusak peralatannya…

          • Kalok Kwh 900 w 4A ngak bisa di ganti ma 25 A soalnya itu bukan wewenang konsumen itu wewenang PLN, tar kalok di ganti 4A ke 25A malah kena denda kalok ada kontrolan PLN, kalok MCB di luar Kwh itu sudah wewenang konsumen jadi boleh di ganti lebih besar dari 4A

          • Bener kata agan tommy…
            Karena saya sudah pernah Magang di PLN juga sebelumnya, sedikit banyak mengerti betul tentang ini.

            Tapi mungkin bukan masalah PLNnya yang ditanyakan agan sopian, hanya pertanyaan penggantian MCB.
            Bisa jadi yang dimaksud agan sopian MCB yang didalem rumah [MCB Presto]

            Cuma mau ngingetin, daya PLN bukan 900W tapi 900VA.

            makasih masukannya :)

  1. Asslmkm mas ginanjar, pertanyaan saya sama dengan “jayakey” maksudnya, kabel yang ke Saklar itu kabel yang memiliki api atau kabel yang non api. karna saya baru mau memasang intalasi rumah baru saya. jadi seperti ini kronologinya :

    ” Kabel dari MCB ada dua warna, hitam dan merah, yang merah itu arus (yang memiliki api) dan kabel yang hitam (non arus atau tidak ada apinya). Kemudian saya binggung yang mana yang dimasukkan kesaklar dan dikeluarkan lagi ke lampu?”

    “logika saya seperti ini, mohon untuk di koreksi : kabel warna merah (api) menunggu diatas dan kabel warna hitam (non api) masuk kesaklar diputus kemudian dipasang lagi disaklar dan dikeluarkan ke lampu, kemudian setalah sampai diatas ketemua kabel warna merah. setelah itu kabel warna merah dan hitam diatas tadi disambungkan ke lampu”

    maaf kalau bahasa saya membingungkan, karna saya awam dengan jaringan instalasi listrik.

    terima kasih atas jawabannya.

    wassalam.

    • Walaikumsalam.
      Terima kasih sudah bertanya dan percaya dengan saya.
      Begini saya jelaskan.
      1. Standart kabel yang keluar dari MCB itu 2 mas, FASA (api) dan NETRAL (non api). Untuk kasus mas Saputra, FASA (merah) dan NETRAL (hitam).
      2. Untuk instalasi, mohon diperhatikan. Tidak boleh ada kesalahan 1 pun pada pemasangan instalasi, karena sangat fatal akibatnya.

      Untuk instalasi pemasangan SAKLAR.
      1. Kabel FASA (merah) sumber masuk ke SAKLAR diputus dan keluar lagi dari SAKLAR menuju lampu. (dan posisi lampu sudah tersambung kabel NETRAL (hitam) ). Jadi, yang menunggu di atas adalah kabel NETRAL yang terpasang di lampu.
      2. Pemasangan kabel di lampu. Usahakan dan pastikan kabel FASA (merah) dipasang dibagian tengah/dalam rumah lampu dan NETRAL dipasang dibaian luar rumah lampu.

      Ket :
      1. Kenapa kabel FASA yg masuk saklar (diputus saklar)? Agar saat pemasangan lampu, tidak ada tegangan dan arus yang mengalir pada instalasi, jadi instalasi aman. Karena FASA sudah diputus di saklar.

      Sekian penjelasan dari saya, apabila ada yang masih belum paham silahkan ditanyakan kembali.

      Terimakasih sudah berkunjung.

      Wassalam.

      • Bagian dalam dan bagian luar rumah lampu maksudnya yang mana ya mas? sedang memperbaiki kabel yang terputus nih dr saklar ke rumah lampu, malah jd korslet.

        • Pean tau fitting lampu kan mas? nah disana kan ada bagian dalam dan luarnya, bagian dalam yang tengah itu, dan luar itu yang ulir.
          jadi untuk yang ulir harus kabel netrAL dan yang bagian tengan yang fasa.

          Memperbaiki saklarnya apa kabelnya? kalo saklarnya tinggal ganti ato beli aja yg baru, kalo kabel, harus tw mana kabel fasa pln mana kabel fasa lampu.

          silahkan tanya bila masih belum jelas

    • Salam, ini pendapat saya, kalau kabel dari MCB itu ada 2 yaitu: merah dan hitam, merah itu arus kalau hitam itu non arus kalau mau menggunakan saklar untuk mengatur 1 buah lampu, itu warna merahnya yang masuk ke saklar kemudian keluar ke lampu yang hitam langsung ke lampu…

      Trimah kasih…….

  2. bang Ginanjar, mohon pencerahan (agak melenceng dari topik) :D .
    Pemasangan istalasi rumah, 1 saklar yg terhubung dengan 1 lampu ditambah 1 colokan, itu di hitung berapa titik api ya ?

  3. Iya bang Dwi.
    Titik api dihitung dari pemasangan stop kontak dan lampu serta MCB.
    Jadi, Instalatir akan menghitung banyak titik api mulai dari pemasangan MCB, stop kontak dan titik lampu.
    Selain itu, bukan titik api.

    Untuk permasalahan anda, terhitung 2 titik api (stop kontak dan lampu)

    Trimakasih kunjungannya.

  4. saya mau menanyakan fungsi serta penejelasan yg awam mengenai lambang atau komponen yg paling belakang dalam diagram diatas yg dekat ground.saya menanyakan kenapa fasa dan netral terlihat bersatu diakhir close loop .bukannya akan short ya? maklum saya org awam.

    • Terima kasih sebelumnya sudah mampir ke blog sederhana ini.
      Begini, untuk kasus pertama : lambang atau komponen yang dimaksud adalah kontak kontak (stop kontak) dimana tempat untuk colokan atau steker.

      Kasus kedua : kenapa fasa dan netral terlihat bersatu diakhir close loop ? bukannya akan short ya? Seperti yang sudah dijelaskan di awal, fasa dan netral tidak bersatu (menyambung) dikarenakan terpasang di colokan atau stop kontak. Jadi tidak ada hubungan singkat yang terjadi.

      Apabila masih belum jelas, silahkan ditanyakan kembali. :)
      Terimakasih..

  5. Hy ka. . .
    Mksh bgtt tUlisanx sngat b’manfaat buat saya yg sekarang sedang belajar d jurusan teknik instalasi,,
    kalo bisa di kasih gambar ya ka buat keterangan langkah2 kerja x biar mudah di mengerti.

    Wassalam..

    • Terima kasih sist sudah mau mampir dan baca tulisan saya.

      Semoga bisa bermanfaat.

      Saya usahakan untuk gambarnya, tapi tidak janji bisa mengapload lebih cepat.

      Walaikumsalam…

    • maksud agan bagaimana?
      menghitung arus listrik seperti apa yg ingin di cari?

      saya beri contoh sederhananya:
      Listrik di rumah kita yang berasal dari PLN itu sebesar 220 V, apabila daya yang terpasang pada rumah kita sebesar 900 VA, berarti arus maksimal yang bisa kita pakai di rumah adalah sebesar 900/220 = 4 A. atau dalam wattnya 220×4=880 watt.

      • Karena suatu kotak kontak tdk boleh dicolokin banyak-banyak beban, bagaimana kalau kotak kontak itu saya bobok /bongkar, lalu saya buat 4 buah kotak kontak yang baru dari satu penghantar jalur cabang itu.
        Apakah boleh saya lakukan spt itu?
        Apakah suatu penghantar jalur cabang boleh dan mampu dibuatin sampe 4 kotak kontak?

        • Benar apa yang agan katakan.
          Menurut ISO sendiri pemasangan T hubung ato colokan T itu tidak diperbolehkan.
          Menurut pengalaman saya, jika dibongkar dan seperti yg agan sarankan otomatis penghantar juga memiliki beban lebih,
          karena jalur penghantar lebih pendek.
          Bisa diakali dengan pemasangan kabel roll (colokan isi 3 – 5 yang memanjang) yang SNI bukan yang abal”. Agar penghantar lebih panjang dan lebih aman.

          Kalau boleh atau tidaknya, itu memang tidak boleh. Karena di PUIL menjelaskan hanya 1 kotak kontak yg boleh bersama saklar.
          Kalau untuk pemasangan ditempat lain (tidak satu deret) diperbolehkan.

          Untuk mampu atau tidaknya, itu mampu, asal pemasangan tidak diseri melainkan dipararel. Agar beban tidak terlalu berat di penghantarnya.
          Pastikan kabel yg dipakai SNI tipe NYA.

          Terimakasih,
          apabila ada masukan atau pertanyaan lain silahkan…

  6. asslmkm. bgmn crnya memsng sambungan listrik ke Disel? mksd sy kalo listrik mati saya bs pakai tng disel. mohon penjlsn. trimksh bnyk sblmnxa.

    • walaikumsalam.
      Sebelum memasang, adakalanya kita harus tw seberapa penting genset atau diesel tersebut unutk instalasi rumah kita.
      Lalu kita juga harus tw berapa pk yang akan digunakan.

      Diesel atau genset yang saya ketahui ada dua macam ccara pemasangannya.
      1. Diesel yang otomatis bekerja saat lisrtik utama (pln) mati. menggunakan ATS.
      2. Diesel yang manual bekerja.

      Untuk pemasangan ATS lebih rumit dan lebih mahal karena ini komersil. tetapi tetap sama untuk cara instalasinya.
      Sambungan genset itu langsung masuk pada stop kontak ato kontak kontak yang sudah disediakan.
      jadi langsung disambungkan pada Stop Kontak yang sudah disiapkan.

      trimakasih, jika ada yang kurang paham silahkan ditanyakan kembali.

  7. Assalamualaikum :)
    Kak, saya mau mnyakan jenis2 PHB, Jdi apabila Instalasi PHB 1 fasa 2 kelompok ini berfungsi untuk melayani 1 sakelar tunggal melayani 2 buah lampu pijar terus itu 1 kelompok lgi itu melayani 1 sakelar tunggal melayani 1 buah lampu pijar + dengan 2 sekelar tukar melayani 1 buah lampu pijar…!!!
    Jadi, klau msalnya rangkaian sperti ini cara mnyimpukannya itu gmna kak?

    • Trimakasih sudah bertanya.

      Saya paham maksud agan, namun apabila ada denah rumahnya mungkin saya bisa membantu.

      Jadi silahkan buat denah rumah dulu, lalu saya lihat dan nanti saya bantu untuk pemasangan instalasinya.

  8. Gan.. numpang tanya… kalau stop kontak buat kulkas boleh menyatu dengan peralatan lain nggak??? Dalam artian stop kontak kulkas masih dlm satu kabel dgn alat rumah tangga y lain?? Stop kontaknya double ama yg lain gitu maksudnya gann..

    • Trimakasih sudah bertanya gan.
      Begini, kulkas kan banyak merk n banyak tipe, jadi besar daya yg dibutuhkan juga beragam.
      Namun, apapun kondisinya, kulkas merupakan peralatan elektronik dengan daya starter yang besar.
      Jadi, perlu diketahui bahwa kulkas diwajibkan terpasang dalam satu aliran, dalam maksud tidak ada beban lain dalam satu aliran.
      Maka, kulkas terpasang pada satu stop kontak khusus yang tidak terpasang aliran beban lain.

      Jika memang terpaksa, bisa diberi beban namun hanya beban yang kecil.
      seperti charger hp tau laptop, lampu belajar dan hanya yang berdaya kecil.

      Terima kasih. bila ada jawaban yang kurang jelas, bisa ditanyakan kembali.

  9. Terima kasih gan atas jawabannya..
    1. jadi, apabila terpaksa stop kontak kulkas kita satukan dgn stop kontak magic com misalnya.. pengaruhnya apa gan???
    2. Apabila kabel netral stop kontak kita satukan dgn kabel ground yg kita buat sendiri (kabel yg kita tanam ketanah) boleh nggak???
    3. Kabel dari PLN ada 3 buah, fasa,netral, dan ground.boleh nggak kabel netral dan groundnya kita gabung/satukan???

    Terima kasih sebelumnya gan….
    Semoga menambah ilmu bagi kita yg awam ini..

    • ya kembali kasih gan…
      kita sama” share disini…

      1. untuk jangka pendek tidak akan terlihat gan, namun untuk jangka panjang atau lama kelamaan, konektor pada stop kontak akan memuai n akibatnya plastiknya akan meleleh dan bisa sampai terbakar. ini bisa menyebabkan konsleting. jadi usahakan tidak disatukan dengan beban yang besar.
      2 dan 3. kabel ground sendiri dibuat sebagai pengaman alat listrik yg ada di rumah dari hubungan singkat arus listrik, misalnya dari petir. untuk netral sudah disediakan pihak PLN. jadi yang disediakan pihak PLN hanya fasa dan netral, ground tidak termasuk. tidak boleh menyatukan kabel netral dan ground karena instalasi akan terganggu. kalo memang terpaksa karena pertanahan bagus, maka pakai fasa dan ground saja tanpa netral, tetapi kekurangannya, pengaman tidak maksimal.

      apabila ada yang masih belum jelas, silahkan ditanyakan kembali.

  10. Pingback: peraturan pemasangan listrik | pilangsari plumber's

  11. alo gan,, sy mau tny
    1.untuk instalasi listrik 2200. untuk jalur atas menggunakan kabel nym brp mm??
    2. untuk ke saklar&stop kontak pake kbl nym 2×1,5mm, penggunaan nya standar (lampu,tv,kipas angin,kulkas dll) menenuhi syarat tdk??
    3.tlng berikan penjelasan baik buruknya penggunaan kabel nym ke saklar/stop kontak? dan rekomendasi nya pake kabel NYA ato NYM

    • terima kasih sudah bertanya gan :)

      untuk sebelumnya, agan menggunakan daya besar untuk apa? industri kah?

      1. Kalo menurut standart PLN itu NYY/NYM 3×4 mm² gan.
      2. Minimal ukuran kabel 2,5mm gan klo itu.
      3. Menggunakan kabel NYM itu sudah bagus kok gan asal berstandart SNI. Hanya bedanya klo dengan NYA butuh 3 kabel (Merah, Biru, Kuning) dan kalo NYM cuma butuh 1 kabel (berisi 3). Saran saya baiknya agan menggunakan NYM saja.

      jika ada yang kurang jelas, silahkan ditanyakan kembali. :)

    • nah ini yang bingung gan, ane jelasinnya yang bagian mana?

      yang 3 pass itu mirip dengan 1 pass hanya saja untuk yang 3 pass ada 3 kabel R, S, dan T.

      jadi pemasangan harus urut dimulai dari R, S, dan T.

    • walaikumsalam….

      alhamdulillah… bila tulisan saya disukai dan bisa bermanfaat untuk agan…

      silahkan kritik dan saran agar saya bisa terus memperbaiki diri…

  12. klu gbr rangkaian pengawatan utk memperlambat / menghemat biaya, yang dr Kwh meter ke input instalasi rumah gmn bro….??
    Klu gak kbratan diagramnya krm ja lgsg ke e mail ku ya bro..! thx
    hehehe… :D

    • Ya harus menurut peraturan yang udah ada.

      Harus tau tingkat keamanan (menggunakan peralatan yg SNI dan resiko kecelakaan kecil) dan rapi gan.

      intinya sih gtu.

  13. klo gambar nya rangkaian listrik 1 PHB 1 saklar seri 1 saklar hotel dan 3 lampu gmn y?
    tolong d bantu y cz bentar lg ada ujian :( :)

  14. izin nanya gan..
    1, untuk pmasangan kwh, phb,stopkontak, saklar, dan stopkontak bawah., tinggi.a berapa cm dari lantai ?
    2, perbedaan dari fasa r s t ? (bukan persamaan)

    terimakasih sbelum.a

    • Terima kasih sudah mw bertanya gan..

      1. untuk pemasangan saklar, phb dan stop kontak menurut puil 140 cm gan, dan kalau stop kontak di bawah bisa sesuka agan asal stop kontak harus di sertai penutup.

      2. untuk perbedaan fasa r s t itu tidak ada gan, hanya saja bila untuk pemasangan generator dan motor 3 fasa harus disusun urut.

  15. faktor Daya bukanya 0,84 standar PLN? kok disni nilainya 1..? itu pengaruhnya Besar loh… jika diterapkan pada instalasi 3 fasa…
    harap tanggapanya…?

    • Terimakasih gan atas masukannya…

      Memang benar untuk cos pi atau faktor daya standar PLN itu berkisar antara 0,84-0,85.

      Kenapa saya menggunakan cos pi sempurna atau 1? dan apa pengaruhnya besar?

      Saya klarifikasi disini, karena yang saya praktekan ini merupakan instalasi beban resistif, dimana tidak ada beban kapasitif dan induktif yang terpasang.

      Jadi, beban pada instalasi ini beban murni, dan apabila rangkaian listrik menggunakan beban resistif atau murni maka faktor daya bisa dianggap tidak ada, atau sebesar 1.

      Bagaimana gan? apakkah penjelasan saya bisa dimengerti?

      Bila ada saran dan masukan lebih, silahkan :)

  16. Om, di toko kami mnggunakn listrik 3 phas, ketika dibagi ke 1 phas u/ lampu dan pompa air sdikit bermasalah, masalahnya ketika kami mnghidupkn mesin air tidak mutar ( lemah, harus dibantu)….? kami sudah mncoba mngambil dari R lalu ke S dan ke T, tetap hasilnya mesin air lemah…

    • maap gan sebelumnya ada yang saya tanyakan.
      1. untuk listrik 3 phasa sendiri antar fasanya brapa? 380V apa dibawahnya?
      2. untuk listrik 1 phasanya apa 220V ato dibawahnya?
      3. peralatan apa saja yg digunakan?

      jika semua dibawah dari tegangan normal, maka dipastikan tegangan tidak bisa mencukupi/tidak akan maksimal untuk menyuplai alat tersebut.
      so, mesin pompa tidak bisa bekerja maksimal dan lampu juga akan redup.

      Kesimpulannya, monggo agan cek dlu tegangannya dan pastikan tidak ada alat yang mengalami kerusakan, cs bisa menyebabkan turun tegangan juga.

      bila ada pertanyaan lagi, silahkan saja. :)

  17. Saya rencana mau memasang saklar hotel seri WEJ5532 mohon pencerahannya karena lubang kabel ada 0 1 3. Ada yang bisa bantu cara memasangnya?
    Trims.

  18. ada alamat fbnya kah bang. ada yg mau saya tunjukan masalah instalasi yg gabisa saya pecahkan

    • walaikum salam bang..

      PHB merupakan Perangkat Hubung Bagi.
      Menurut PUIL 2000, PHB adalah suatu perlengkapan untuk mengendalikan dan membagi tenaga listrik dan atau mengendalikan dan melindungi sirkit dan pemanfaat tenaga listrik.

      Bentuknya bisa boks maupun lemari. sering kita artikan Boks Sekring

  19. ada lg ni mas, apa diharuskan kah pada pemasangan instalasi rumah tinggal memakai grounding, atau adakah tahap2nya, misalkan, diatas pemakaian beban kwh 900 atau rumah bertingkat dll. Trmhksh sblmnya.

  20. tolong gambar cara pemasangan panel untuk pembagi kamar kost. yang lebih detail …… makasih sebelumnya ???

  21. mas, mau tanya nih. 1 saklar untuk 3 lampu aman gak? dengan catatan penyambungan lampu ke 2 dan 3 mengambil fasa dan netralnya dari lampu yang ke 1, maaf kalo bingung cara jelasin pertanyaannya maklum masih awam :)

    • aman” saja asalkan pemasangannya benar dan aman bang…

      yang saya maksudkan disini adalah:
      1. untuk pemasangannya wajib di pararel. karena apabila seri maka lampu pasti redup atau bisa juga penggunaan daya lebih besar.
      2. pemasangan harus benar” aman dan benar agar tidak terjadi konsleting di sambungan.
      3. selalu gunakan peralatan yang sudah SNI.

      kalau ada pertanyaan lebih lanjut silahkan :)

  22. Assalamualaikum ww. Saya Arief Lansung aja gimana instalasi listrik rumah dua lantai, instalasi lantai bawah gimana, lantai atas gimana? bagaimana penggunaan kabel 3 warna hitam, biru, kuning itu untuk apa aja, kalau kabel ground fungsi di instalasi atau di colokan dan stop kontak itu gimana? terima kasih atas jawabannya, wassalam

    • walaikumsalam bang arief, terima kasih sudah mampir kesini.

      begini bang, untuk permasalah instalasi dua lantai saya tidak bisa menjawab begitu saja karena harus menurut PUIL.
      karena sebelumnya agan tidak menyertakan denah rumah, jadi instalasi tidak bisa dikira”…

      selanjutnya untuk permasalahan lainnya bisa saya bantu menjelaskan:
      1. pastinya bila rumah dua lantai menggunakan multi PHB yang digunakan untuk membagi daya/tegangan.
      2. penggunaan kabel berwarna itu bervariasi tergantung pengguna, asal pengguna mengerti betul mana fasa mana netral.
      penggunaan standar untuk kabel biasanya merah kuning dan biru. merah untuk fasa, kuning untuk ground dan biru untuk netral.
      3. untuk ground sendiri berfungsi sebagai pengaman. maka dari itu direkomendasikan dipasang di setiap stop kontak.
      pemasangan di stop kontak (coba banyangin stop kontak). ada 2 lubang kanan kiri dan sebelah atas dan bawah ada lempeng tembaga.
      nah bisa anda pasang untuk fasa di sebelah kanan, netral di kiri dan groun diatas/dibawah.

      untuk lebih jelasnya silahkan lihat postingan ini pada gambar pengawatan.

      silahkan tanya kembali apabila ada yang kurang jelas :)

  23. mas bro,mau nanya nih aku ingin menjalankan usaha pemasangan ITL
    boleh dibilang tanpa modal hanya peralatan secukupnya saja.apa boleh saya melakukan itu tanpa pemberitahuan pLN .trimakasih

    • Boleh mas, karena pemasangan instalasi rumah merupakan tanggung jawab dari pemilik rumah sendiri, jadi bukan campur tangan PLN.

      namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Instalasi harus terpasang dengan benar dan aman, jadi tidak boleh sembarangan ato memasang dengan peralatan yang seadanya.

      K3 harus dijalankan dengan baik.

      Sebagai contoh, saya sudah melakukan instalasi di beberapa rumah kontrakan yang baru dibangun, dengan catatan, keamanan menjadi prioritas utama.

      • saya jawab semua disini saja ya.
        pertama, pemakaian untuk tiap kamar kost itu tidak bisa diketahui masing”.. jadi kita tidak bisa memonitoring pemakaian tiap” kamar kost.
        namun, ini semua bisa diakali dengan memberikan MCB tiap kamar kost, tapi bukan berarti memonitoring, hanya saja bisa membatasi.

        Bagaimana maksudnya?
        begini, umpamakan daya rumah kos”an anda 1300VA, berarti MCB yang dipakai 6A.
        apabila ada 3 kamar yang digunakan untuk kamar kos, berarti pasang tiap kamar kost dengan MCB sebesar 1-2A saja.
        dengan begitu tiap kamar kost hanya bisa menggunakan daya dari 220 watt sampai 450 watt.
        nah inilah yang di sebut membatasi. jika penggunaan melebihi itu, otomatis listrik kamar kost akan mati.
        secara langsung anda akan mengetahui kamar siapa yg memakai beban lebih.

        jika kurang jelas, silahkan ditanyakan kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>